Hits! Puting Beliung Terjang Lapangan Sepakbola

Hits! Puting Beliung Terjang Lapangan Sepakbola di Lembang

Hits! Puting Beliung Terjang Lapangan Sepakbola. Bandung Barat – Media sosial dihebohkan dengan video yang menunjukkan fenomena angin puting beliung

sedang menari-nari di sebuah lapangan di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Fenomena puting beliung itu terjadi pada Minggu (7/8/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi, fenomena alam itu terjadi Lapangan Bentang, Lembang. Terlihat dalam rekaman video berdurasi 24 detik sejumlah orang dewasa mengenakan baju sepakbola

dan anak-anak berlarian menjauhi putaran angin yang meniup benda-benda di sekelilingnya.

baca juga: Viral Fortuner Terobos Contraflow

Camat Lembang Herman Permadi

mengatakan pihaknya menerima laporan dari perangkat desa setempat terkait fenomena tersebut.

Hasil konfirmasi ke petugas di Desa Lembang, terkait peristiwa angin puyuh (puting beliung) itu hanya fenomena alam yang terjadi di Lapangan Bentang saja,ungkap Herman saat di hubungi .

Ia memastikan tak ada korban jiwa akibat fenomena alam tersebut. Sebab saat angin puting beliung itu muncul baik orang-orang yang

sedang bermain bola maupun anak-anak yang menonton pertandingan langsung mengevakuasi diri.

Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lainnya, termasuk di lingkungan pemukiman warga, ujar Herman.
Hasil Analisis BMKG

Sementara itu dari hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengatakan fenomena angin puting beliung

yang terjadi di Lembang dan viral di media sosial merupakan hal yang biasa. Kejadian angin seperti demikian (di Lembang), biasa di sebut dengan Dust Devil.

Penyebab utama Dust Devil adalah fenomena lain yang di namakan microburst, kata Forcaster BMKG Bandung Yan Firdaus.

Kondisi ini di sebabkan tumbuhnya pusat tekanan rendah secara mikro dan adanya perbedaan temperatur mencolok. Data pengamatan Lembang

mencatat perbedaan temperatur wilayah Lembang mencapai 8,5 derajat celcius (suhu minimum 15,9 derajat celcius, suhu maksimum 24,4 derajat celcius) dengan angin maksimum mencapai 11 km/jam.

Kondisi cuaca pada saat kejadian terpantau cerah hingga cerah berawan atau banyak menerima energi thermal matahari sampai di permukaan bumi, kata Yan.

Ia mengatakan Dust Devil di Indonesia biasanya tidak berbahaya namun demikian masih bisa berpotensi mengangkut benda keras di sekitar lokasi kejadian.

Oleh sebab itu bagi masyarakat apabila ada kejadian serupa di harapkan segera menjauhi angin dan arah pergerakannya untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi, tutur Yan.

baca juga: 4 Kasus Food Vlogger

4 Kasus Food Vlogger

4 Kasus Food Vlogger Santap Spesies Langka, Berakhir Di penjara!

4 Kasus Food Vlogger, Jakarta – Demi viral dan populer, banyak food vlogger dan konten kreator rela melakukan apa saja. Beberapa bahkan ada yang mau menyantap hewan langka terancam punah.

baca juga: Ini Perjalanan Mie Instan Cup

Konten makan-makan seperti mukbang atau ASMR memang digemari banyak orang di internet. Selain menyuguhkan visual makanan yang menarik,

ekspresi food vlogger yang makan juga membuat penonton jadi lapar. Tapi terkadang banyak food vlogger yang menggunakan beberapa hewan langka sebagai menu makanan utama mereka.

Seperti ikan hiu putih sampai spesies monyet langka yang di lindungi. Tersebarnya video makan ekstrem ini membuat beberapa food vlogger hingga konten kreator

harus berurusan dengan jalur hukum. Bahkan ada yang terancam di penjara. Berikut kisa food vlogger yang menyantap hewan langka dan terancam di penjara:

1. Makan Monyet Langur

Enam pria Vietnam harus di amankan pihak kepolisian setelah menyantap hidangan berbahan monyet. Penahanan ini di lakukan karena monyet yang mereka santap adalah monyet jenis Langur.

Monyet spesies Langur merupakan jenis hewan langka yang terancam punah. Aksi enam pria menyantap daging monyet ini awalnya mereka abadikan lewat fitur live streaming atau tayangan langsung di Facebook.

Kemudian enam pria ini langsung viral di internet. Setelah di identifikasi, enam pria ini di ketahui berusia dari 35 hingga 59 tahun. Mereka sengaja menayangkan video itu di Facebook mereka.

Setelah di tangkap, para tersangka mengaku bahwa mereka tidak berburu mencari monyet langka itu. Mereka membelinya dari pemburu lokal dengan harga sekitar $48 atau (Rp 694.704).

2. Makan Ikan Hiu Putih

Tizi adalah influencer, selebgram, sekaligus food vlogger asal China yang terkenal dengan berbagai aksinya menyantap makanan.

Tapi baru-baru ini dirinya terlibat masalah karena video makannya yang di tayangkan secara langsung. Dirinya mengunggah video makan ikan hiu putih yang ia sebut memiliki rasa enak.

Di awal video, Tizi membandingkan ukuran bayi ikan hiu putih berukuran besar dengan dirinya. Setelah itu Tizi mulai memanggang bagian buntut ikan dan mencicipi bagian tersebut.

Ia bahkan menyebutnya enak dengan ekspresi yang menikmati. Menanggapi hal ini, pihak kepolisian Nanchong di provinsi Sichuan, China memutuskan untuk mulai menyelidiki kasus video Tizi.

Pasalnya ikan hiu putih termasuk ke dalam spesies hewan yang terancam punah. Kasusnya hingga saat ini masih bergulir. Tizi di jatuhi hukuman lima tahun penjara.

3. Masak Ular Piton Panggang

Di Indonesia, hukum menyantap hewan seperti ular piton memang masih abu-abu. Banyak penjual sate hingga sup ular yang ada di Indonesia.
Food vlogger asal Kerala, India ini pun memutuskan untuk masak ular piton seberat 30 kg.

Ular piton seberat 30 kg tersebut dipanggang. YouTuber Firoze Chuttipara mengunggah videonya masak dan makan ular piton. Banyak netizen India yang tidak suka dan mengkritiknya.

Meski ia memasak ular ini di Indonesia, tapi di India sendiri ketahuan membunuh atau memakan hewan liar termasuk ke dalam

tindak kejahatan dan bisa berakhir di penjara. Hal inilah yang menyebabkan sosoknya jadi kontroversi.

4. Makan Keong Triton

Keong banyak jenisnya, termasuk escargot yang populer di Prancis. Namun food vlogger asal China Selatan ini, tepatnya di Provinsi Hainan justru mendapatkan masalah setelah makan keong.

Mereka bukan menyantap keong biasa, melainkan keong langka jenis Triton Trumpet. Keong ini memiliki ukuran yang sangat berat dan mahal.

Di China, kerang Triton termasuk ke dalam hewan yang di lindungi. Karena aksi video makan keong langka ini, food vlogger hingga yang terlibat di dalamnya langsung di tahan oleh pihak kepolisian setempat.

Irjen Ferdy Sambo Di copot

 Irjen Ferdy Sambo Di copot dan Minta Maaf Kepada Institusi Polri

Irjen Ferdy Sambo Di copot, Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Permintaan maaf itu terkait insiden tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat,

setelah baku tembak dengan Bharada Richard Elizier atau Bharada E, di rumah dinasnya. Permohonan maaf itu di sampaikan langsung Irjen Ferdy sesaat

baca juga: Chicken wing heese sauce

sebelum menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (4/8) pagi. Justru pada malam harinya di umumkan pencopotan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri setelah sebelumnya di nonaktifkan.

Saya ingin juga menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga. Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri, ujar Ferdy.

Dan Saya ingin juga menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga. selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri

Terkait insiden tewasnya Brigadir J, Irjen Ferdy mengaku sudah di periksa sebanyak tiga kali sebelum datang ke Bareskrim.

Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat,” katanya.

Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” sambungnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. Posisi Kadiv Propam selanjutnya di isi oleh Irjen Syahardiantono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakabareskrim.

Irjen Ferdy Sambo Kadiv Propam Polri sebagai pati Yanma Polri, penggantinya Irjen Syahardiantono Wakabareskrim Polri sebagai Kadiv Propam

kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Mutasi jabatan itu tertuang dalam TR 1628/VIII/KEP/2022/ 4 Agustus 2022. Selain mencopot Ferdy Sambo, Kapolri memutasi sejumlah perwira polisi lain.

Dan malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan dengan baik,” kata Kapolri.

 

Sigit mengatakan ada 25 orang personel polisi

yang di periksa karena di duga tidak profesional dan menghambat proses penanganan kasus kematian Brigadir J. Selain diusut secara etik, 25 personel itu bisa diusut secara proses pidana.

Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan di mana 25 personel ini

kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP. Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan

dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Sigit.

Sigit menyampaikan 25 personel polisi itu terdiri atas 3 jenderal polisi bintang satu, 5 orang kombes, 3 orang AKBP, 2 orang kompol, 7 orang pama,

serta 5 orang dari bintara dan tamtama. Sigit menjelaskan, 25 personel Polri itu telah menjalani pemeriksaan.
“Dari kesatuan Div Propam, Polres,

dan juga ada beberapa personel dari Polda dan juga Bareskrim,” ujar Sigit.

baca juga: Heboh Satu Kata Baim Wong buat Bonge

 

Heboh Satu Kata Baim Wong buat Bonge

Heboh Satu Kata Baim Wong buat Bonge: Monyet!

 

Heboh Satu Kata Baim Wong buat Bonge, Jakarta – Baim Wong dan Bonge kembali menjadi perhatian. Di malam tadi, Bonge baru saja ngumpul bersama dengan beberapa selebriti ternama.

Salah satunya ada Baim Wong dalam kesempatan itu yang bertemu dengan Bonge. Bonge akhirnya meminta satu kata untuk dirinya.

Kak Baim, satu kata dong untuk Bonge, kata Bonge dalam TikTok yang beredar.

Eee Monyet, ungkap Baim Wong.

Kak Irfan Hakim satu kata dong buat Bonge,tutur Bonge.

Harum, kata Irfan Hakim.

Kak Paula satu kata dong buat Bonge, beber Bonge.

Bar bar, jelas Paula.

Baim Wong langsung mendapatkan kritikan dari netizen.

Baim kata-katanyaaa, ungkap akun duer****.

Baca juga: 9 Tempat Makan di Dekat Stasiun Bandung

Kenapa kasar banget deh, jelas akun lainnya.

Baim dan Bonge memang saat itu tengah dalam posisi santai. Mereka sempat bercanda-canda, sebelum dimintai pendapat tersebut.

Ekspresi Baim Wong juga tampak bercanda dalam video tersebut. Kedekatan mereka juga terus berjalan setelah Baim datang ke Citayam.

Bonge pernah di datangi Baim Wong ke rumahnya, bahkan di mintai kerjasama untuk membuat Citayam Fashion Week. Kedatangan Baim dan Paula kala itu juga di sambut hangat oleh Bonge.

Baim Wong akhirnya melepas Citayam Fashion Week. Hal tersebut di karenakan dirinya yang banyak mendapatkan kritikan.

Salah satu yang ikut memberikan komentar dan menyarankan agar Baim Wong mencabut pendaftarannya terhadap Citayam Fashion Week adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dalam tulisannya, Ridwan Kamil menilai fenomena Citayam Fashion Week adalah gerakan organik yang akan berbeda jika nantinya diformalkan.

Biarkan ini jadi cerita, bahwa fashion jalanan tetap adanya di jalanan. Bukan di sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional,  tulisnya di Instagram.

Biarkan tetap Slebew bukan Haute Couture, lanjut Ridwan Kamil.

Menurut pria yang akrab di sapa Kang Emil tersebut, pendaftaran tersebut lebih baik di inisiasi sendiri oleh Bonge dan kawan-kawan, bukan oleh Baim Wong.

Jika pun ingin diorganisasikan lebih baik, biarlah mereka sendiri yang mengurusnya melalui komunitasnya. Oleh mereka bukan anda, ungkap Ridwan Kamil.

Anda dan istri sudah hebat punya kerja2 luar biasa. Lanjutkan. Tapi bukan untuk inisiatif yang ini, imbuhnya.

Baca juga: Video Ratusan Minyak Goreng

Ternyata! Ini Arti Kata Slebew

Ternyata! Ini Arti Kata Slebew yang Biasa Di ucapkan Jeje

Ternyata! Ini Arti Kata Slebew, Surabaya – Belakangan ini kata ‘slebew’ menjadi tren dan banyak di ucapkan. ‘Slebew’ menjadi terkenal

Baca juga: 7 Restoran Paling Mewah

dari komunitas SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok) yang lantas terkenal menjadi Tren Citayam Fashion Week.

Seperti di lansir, Senin (1/8/2022), anak SCBD sering di jadikan konten bersama di wawancarai seputar diri mereka.

Baca juga: Viral Ibu Kos 53 Tahun Menikah

Salah satu anak SCBD yang menjadi viral dan terkenal bersama makna atau kata slebew ini adalah Jasmine Laticia atau Jeje Citayam.

Kini banyak yang menyebutnya Jeje Slebew. Bila di telusuri di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) aya kamus Bahasa Inggris, makna kata slebew tidak di temukan.

Di Google Translate, kata slebew terdeteksi sebagai kata yang punya kandungan makna tidur nyenyak.

Namun, dalam penelusuran lebih jauh, banyak yang menyebut slebew mempunyai makna yang tidak cukup pantas sebab berkaitan bersama konten pornografi atau seks.

Bahkan kata slebew termasuk yang di blokir Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) saat memblokir ratusan web video dewasa.

Arti slebew di duga plesetan untuk kata yang berbau mesum dan porno

Bahkan tidak jarang yang tersedia termasuk yang mendefinisikan kata slebew sebagai jalinan seks.

Baca juga: Kantung Kemih dan Pankreas Brigadir J

Kata slebew termasuk masuk ulasan web FP Darkside of Di mension dalam kategori hal-hal berbau pornografi sehingga tidak terdengar menjijikkan.

Pakar anak Seto Mulyadi pun mengomentari kata slebew ini. Menurutnya, kata slebew yang menjadi viral tidak cocok untuk di gunakan dalam batas usia anak-anak.

“Bahasa anak muda atau bahasa remaja layaknya itu kan tidak cocok untuk anak-anak. Contohnya begini di Surabaya, tersedia kata-kata jancok,

Selanjutnya di Citayam itu tersedia kata (slebew) layaknya itu. Tapi kan untuk konteks remaja itu sebagai bahasa pergaulan,” kata Seto Mulyadi layaknya di kutip dari InsertLive.

Baca juga: Sosok Perempuan Pemeran Live Porno

Viral Ibu Jombang Di paksa Lahiran Normal

Viral Ibu Jombang Di paksa Lahiran Normal Berujung Bayi Meninggal

Viral Ibu Jombang Di paksa Lahiran Normal, Jakarta – Viral ibu di Jombang kudu kehilangan bayinya lantaran di paksa lahiran normal.

Kisah pilu ini di bagikan oleh pengguna Twitter @MinDesiya, Minggu (21/7). Ia menceritakan istri adik sepupunya bernama Ria

Baca juga: Ekspresi Lesti Kejora

yang mengalami kontraksi terhadap 28 Juli 2022. Ria selagi itu di temani ibunya untuk singgah ke puskesmas.

“Berawal dari kontraksi yang di alami adikku di hari kamis 28 Juli 2022, sebut saja adikku Feri dan istrinya Ria. Riaa yang selagi itu di temani ibunya

singgah ke puskesmas paling dekat sebab mengalami kontraksi yang tidak berhenti dari hari rabu malam Setelah di periksa, pihak puskesmas

selanjutnya memastikan untuk merujuk Ria ke RSUD Kabupaten Jombang. Salah satu perawat dari puskesmas tersebut ikut termasuk mengantarkannya

sampai memberi tambahan surat rujukan supaya Ria segera di operasi caesar. Pihak tempat tinggal sakit menampik tindakan caesar

dan menganjurkan Ria untuk tetap melahirkan secara normal. Sayangnya, hal ini justru berujung tragis. Bayi Ria di nyatakan meninggal dunia lantaran terlalu lama terjepit lehernya.

“Saat sistem persalinan, Ria mengejan cuma sampai kepala bayi yang kluar dan benar benar telah tidak kuat. Berat badan bayi yang besar

dan pundak yang lebar sebabkan Ria kesusahan mengejan dan dokter sampai kudu gunakan alat sedot untuk mengeluarkan bayi” jadi @MinDesiya.

Bagaimana tindakan tempat tinggal sakit mengatasi hal tersebut?

RSUD Jombang Angkat Bicara soal Viral Paksa Ibu Lahiran Normal-Bayi Meninggal

RSUD Kabupaten Jombang baru-baru ini trending di sarana sosial Twitter. Mendadak viral menjadi pembicaraan netizen usai sebuah utas

perihal pengakuan pemaksaan lahiran normal di kira sebabkan bayi meninggal. Utas tersebut belakangan di hapus, tapi pihak RSUD Jombang selanjutnya buka suara.

Menurut percakapan Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan (Yanmed) RSUD Jombang dr Vidya Buana, ibu dari bayi perempuan

yang meninggal yaitu Rohma Roudotul Jannah (29) di awalnya dibawa ke Puskesmas Sumobito sebab indikasi keracunan kehamilan.

“Sesuai standar operasional, tentu kami melakukan pemeriksaan awal. Kondisi ibu baik dan telah masuk fase aktif. Artinya,

telah ada pembukaan jalur lahir. Kepala bayi telah masuk ke dasar panggul,” kata dr Vidya selagi jumpa pers di RSUD Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (1/8/2022)

Saat pemeriksaan awal, Rohma disebut telah dalam fase pembukaan ketujuh. Lantaran telah berjalan pembukaan jalur lahir,

dokter spesialis kandungan disebutnya memastikan untuk menjalani sistem persalinan Rohma secara normal.

Pihak RSUD Jombang sempat kesusahan selagi mengupayakan menjalani sistem lahiran secara normal. Ada kemacetan selagi hendak mengeluarkan pundak bayi,

sampai di kerahkan tiga dokter spesialis untuk mengatasi perihal tersebut. Sekitar lebih dari 10 menit, usaha tim medis mengeluarkan tubuh bayi

dari rahim Rohma tak membuahkan hasil, sampai selanjutnya bayi di nyatakan meninggal dunia. Karenanya, tim medis jadi fokus menyelamatkan nyawa sang ibu, Rohma.

Dokter terpaksa mengambil bayi melalui operasi, demi menyelamatkan nyawa Rohma. “Kalau dipaksakan, barangkali ibu mengalami situasi layaknya robek jalur lahir.

Sehingga, rela tidak rela di laksanakan operasi untuk mengangkat janin,” katanya.

Baca juga: Viral Dokter Temukan Pasien Cacar Monyet

 

Ekspresi Lesti Kejora

Ekspresi Lesti Kejora yang Beda berasal dari Bayangannya

Ekspresi Lesti Kejora Jakarta – Ada yang aneh berasal dari video Lesti Kejora selagi di kretek oleh Bima Aryo. Bayangan refleksinya di lantai kok tidak sama bersama aslinya?

Kejanggalan berjalan di saat Bima Aryo bakal melakukan kretek terhadap anggota punggung belakang Lesti Kejora. Lesti Kejora yang di dalam posisi tengkurap muncul biasa saja.

Terlihat bayangan Lesti Kejora di lantai muncul normal mengikuti gerakannya. Gue mempunyai feeling ini bunyinya bakal renyah banget guys. Rileks, napas yang dalam,” kata Bima Aryo

“Enak banget,” ucap Lesti Kejora mengangkat kepalanya ke arah Rizky Billar sambil tertawa..

Baca juga: Citayam Fashion Week Akan Pindah

Hii… Bayangan Lesti Kejora Tak Ikut Bergerak

Ada kejanggalan berjalan di saat Lesti Kejora melakukan kretek abal-abal bersama Bima Aryo. Bayangan Lesti Kejora terekam hanya diam meski Lesti Kejora dan orang di sekitarnya bergerak.

Gue mempunyai feeling ini bunyinya bakal renyah banget guys. Rileks, napas yang dalam,” kata Bima Aryo di amati berasal dari channel YouTube Beemz Aryo.

Benar saja bunyi kretek terhadap tubuh Lesti Kejora terdengar benar-benar nyaring. Lesti Kejora lebih-lebih tertawa dan mengangkat kepalanya.

“Enak banget,” ucap Lesti Kejora mengangkat kepalanya ke arah Rizky Billar sambil tertawa.

Di sinilah kejanggalan muncul terhadap menit 16.36 hingga 16.55. Meski Lesti Kejora mengangkat kepalanya dan tertawa, bayangannya yang muncul di lantai hanya diam.

Bayangan Lesti Kejora hanya muncul diam bersama tatapan mata yang kosong. Sedangkan terhadap bayangan lain yang tersedia di lantai bergerak normal.

Hal ini viral dan banyak di unggah kembali di tempat sosial. Apa yang sebenarnya berjalan hingga bayangan Lesti Kejora seperti tertinggal.

Akan tetapi, hingga selagi ini baik Lesti Kejora dan Rizky Billar belum memberikan tanggapan soal kejanggalan yang terjari. Sedangkan Bima Aryo terhitung mengaku aneh bersama perihal itu.

“Aneh banget refleksinya ga ikutan ketawa,” tulis Bima Aryo.

Belum di ketahui ekspresi muka bayangan Lesti Kejora yang tidak ikut bergerak itu anggota berasal dari editing atau tidak.

Baca juga: Kekasih Brigadir J Ajukan Permintaan

 

Kekasih Brigadir J Ajukan Permintaan

 Kekasih Brigadir J Ajukan Permintaan Ini Pada Polri jadi saksi

Kekasih Brigadir J Ajukan Permintaan, JAMBI, FIN.CO.ID – Vera Simanjuntak menjadi saksi dalam kasus kematian sang kekasih, Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Sebagai saksi, pihak keluarga Vera mengaku khawatir. Terlebih kondisi kediamannya sangat sepi.

Baca juga: Selebgram Cantik Kota Manado

Vera saat ini tinggal di rumah keluarga di Desa Sungai Kapas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi.

Oleh karenanya, Ucok, kakak Vera meminta agar aparat kepolisian memberikan perlindungan dan pengamanan terhadap adiknya.

Tidak hanya itu, Ucok juga meminta agar Polri memberikan pengamanan dan perlindungan kepada keluarganya.

Kami pun berharap ada pengamanan dan juga ada perlindungan terhadap kami keluarga dan juga Vera yang merupakan saksi, terang di lansir PMJnews, Kamis, 28 Juli 2022.

Di lanjutkannya, selain lingkungan di kawasan rumahnya sepi, lokasi tempat bekerja Vera juga jauh dari rumah.

Vera terkadang harus pulang larut malam,ucap Ucok.

Di ketahui, Vera Maretha Simanjuntak sempat menjalankan pemeriksaan di Mapolda Jambi, Minggu, 24 Juli 2022.

Saat di periksa sebagai saksi di Polda Jambi, Vera di dampingi dua orang pengacara Ferdi dan Ramos Hutabarat.

Kekasih Brigadir J itu di periksa cukup lama mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 18.50 WIB.

Dalam pemeriksaan yang di lakukan selama 2 hari, penyidik menanyakan terkait percakapan terakhir mereka, kata Ramos Hutabarat, usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Mapolda Jambi.

Selain itu, penyidik juga mendalami pertanyaan yang di tanyakan pada pemeriksaan kemarin.

Di ungkapkan Ramos, handphone milik Vera juga turut di sita penyidik untuk di jadikan barang bukti.

Sementara kuasa hukum Vera lainnya, Ferdi, menyebut kliennya terakhir kali berkomunikasi dengan Brigadir Yosua pada Jumat (8/7) pukul 16.43 WIB,

sebelum insiden yang di alami oleh Yosua. Sebelumnya, Vera dan Yosua sempat berkomunikasi via HP.

Vera sendiri saat di temui wartawan di Mapolda Jambi mengatakan bahwa isi komunikasi dirinya dengan Yosua sebelum kejadian, biasa saja.

Sebelum kejadian itu tidak ada kejanggalan, kami berkomunikasi seperti biasa, kata Vera.

Di mata Vera, Brigadir Yosua merupakan orang yang baik.

Sebelumnya, Jumat lalu (22/7) penyidik Mabes Polri memeriksa 11 anggota keluarga Yosua dan hari ini (Minggu) penyidik juga memeriksa Vera.

Baca juga: Di upah Kopda Muslimin Rp 120 Juta

Di upah Kopda Muslimin Rp 120 Juta

 Di upah Kopda Muslimin Rp 120 Juta Komplotan Penembak Istri TNI


Di upah Kopda Muslimin Rp 120 Juta, Komplotan eksekutor penembakan istri TNI di Semarang di upah oleh Kopda Muslimin atau

Baca juga: Bharada E Hadir di Kantor Komnas HAM

Kopda M. Hasil pemeriksaan sementara polisi, empat pelaku di ketahui mendapat upah Rp 120 juta. Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi

dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono mengungkap detail kasus penembakan istri anggota TNI Kopda Muslimin hari ini.

Motifnya (pelaku) adalah memperoleh upah, kata Ahmad Luthfi saat jumpa pers di kantornya, Senin (25/7/2022).

Di jelaskannya, Kopda Muslimin beri uang ke pelaku setelah aksi penembakan di lakukan pada Senin 18 Juli lalu. Saat itu Kopda Muslimin

tengah mendampingi istrinya yang di tembak, RW, ketika menjalani penanganan medis di rumah sakit. Kopda Muslimin kemudian berkomunikasi dengan eksekutor terkait upah.

Korban di bawa ke rumah sakit. Di rumah sakit suami korban melakukan peneleponan kepada eksekutor dengan di lakukan untuk memperoleh transaksi uang

hasil pelaksanaan kegiatan. Kemudian suami korban keluar di minimarket 300 meter dari rumah sakit, di berikan uang Rp 120 juta sebagai kompensasi, jelasnya.

Fakta tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap sejumlah saksi, termasuk empat pelaku lapangan yang terdiri dua orang tim eksekutor dan dua orang tim pengawas.

Upah tersebut kemudian di bagi kepada masing-masing pelaku.

Baca juga: Di Inggris Gigitan ular hal Umum

Para pelaku setelah di beri uang hasil kompensasi ada yang di belikan motor, emas, sudah berhasil kita sita (sebagai barang bukti), imbuhnya.

Total lima orang sudah di tangkap tim gabungan TNI-Polri, yakni empat pelaku lapangan terdiri Sugiyono dan Ponco Aji Nugroho

selaku tim eksekutor naik motor Kawasaki Ninja 2 tak; Supriyono dan Agus Santoso selaku tim pengawas naik motor Honda Beat Street.

Kemudian satu orang sebagai penyedia senjata api Dwi Sulistyono. Sementara Kompda Muslimin hingga saat ini masih di buru.

Baca juga: Kopda Muslimin Sudah Berkali-kali